Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Tertibkan Kawasan TNTN Terbukti! Viral Ditiktok, Mahasiswa dan Masyarakat Mendukung Satgas PKH 

    Jun 25 202557 Dilihat

    PEKANBARU || Ribuan aksi massal dari Aliansi Masyarakat Penyelamat Habitat (AMPH) Gajah Sumatra Wilayah Provinsi Riau membanjiri depan Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/6/25).

    Aksinya mencerminkan dukungan penuh terhadap Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam upaya penertiban dan pemulihan fungsi kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Aksi damai ini menjadi sorotan utama, menekankan urgensi penegakan hukum dan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

    Seluruh mahasiswa, Masyarakat dan aktivis yang tergabung dalam AMPH Gajah Sumatra membawa berbagai spanduk dan poster, dengan tegas menunjukkan dukungan terhadap Satgas PKH dan Kepolisian Daerah Riau. Desakan untuk menindak tegas para perambah hutan dan pemulih fungsi ekologis TNTN menjadi inti dari orasi-orasi yang disampaikan.

    Koordinator Lapangan Daffa Hauzan Nabil dalam Aksi, menegaskan, kedatangan mengumumkan hari ini untuk menunjukkan bahwa Aliansi Masyarakat Penyelamat Habitat (AMPH) Gajah Sumatera Provinsi Riau berdiri di belakang Satgas PKH. Penertiban kawasan hutan TNTN adalah amanat undang – undang dan demi masa depan anak cucu kita.

    Daffa juga mendesak Gubernur Riau (Gubri), Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan dukungan penuh, fasilitas, dan kewenangan yang cukup bagi Satgas PKH agar dapat bekerja secara efektif tanpa hambatan.

    Massa aksi menyoroti data kerusakan hutan TNTN yang semakin menjanjikan. Semula memiliki luas sekitar 81.793 hektar pada tahun 2014, kini luasnya hanya tersisa 12.561 hektar, beralih fungsi menjadi perkebunan ilegal. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup Gajah Sumatera serta fauna endemik lainnya.

    AMPH percaya bahwa keberadaan Satgas PKH adalah langkah krusial ekologi dalam mengembalikan fungsi TNTN sebagai paru – paru dunia dan habitat penting bagi Gajah Sumatera.

    tuntutan dalam orasi yang disampaikan sebagai berikut:

    1. Kami Mendesak Satgas PKH untuk segera memulihkan kawasan Tesso Nilo yang telah rusak melalui program restorasi ekosistem yang transparan, partisipatif, dan berbasis masyarakat.

    2. bapak untuk bapak TNI Polri kalian jangan takut untuk anggota mafia mafia tanah karena TNTN itu adalah kawasan hutan lindung.

    3. Bersumpah agar perjuangan kita hari ini melanjutkan sumpah darah bercucuran, kami bersumpah akan selalu berjuang demi kawasan TNTN.

    4. Kita disini ada karena ada kasus di TNTN banyak mafia yang merampas tanah yang dimana itu adalah paru paru dunia.

    5. Sekarang Kita panas mungkin salah satu ventilasi adalah hutan TNTN gundul

    6. Kita di sini untuk mendukung satgas PKH untuk menertibkan kawasan TNTN.

    “Dengan penyelamatan Kawasan Konservasi Tesso Nilo, Aliansi Masyarakat Penyelamat Habitat Gajah Sumatra berharap dapat menyelamatkan kehidupan anak cucu di masa yang akan datang.

    Kami ingin anak cucu kita kelak masih melihat bisa Gajah Sumatra hidup damai di hutan yang lestari. Kami ingin bumi yang seimbang, di mana manusia dan satwa bisa berdampingan dengan saling menghormati,” tukas Koordinator Lapangan Daffa Hauzan Nabil.

    Perlu diketahui , Ramaikan di tiktok https://vt.tiktok.com/ZSkwVnV7f/ dan terbukti nyata bahwa Seluruh siswa dan Masyarakat mendukung Satgas PKH menertibkan kawasan TNTN termasuk masyarakat diluar daerah.(Bk:01)

    Share to

    Related News

    Jalin Silaturahmi Antar-Anggota, IKTS Su...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen...

    Dari Masjid Wahdatul Ummah, TNI-Polri da...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU || Saat langit Pekanbaru masih diselimuti gelap, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WI...

    Bukan Sekadar Lomba, Semangat Persatuan ...

    by Agu 14 2026

    PEKANBARU || Semangat Merah Putih membara di lingkungan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Juma...

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    Kisah Peltu Amir, Babinsa Kodim 0313/Kam...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU — Di balik keberhasilan seorang atlet meraih medali emas di kejuaraan MMA tingkat intern...

    Delvi Nurfadillah, Anak Babinsa Kodim 03...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Riau. Delvi Nurfadillah, putri s...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top