Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polres Pelalawan
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI -Polri
  • TNI-POLRI
  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Jaga 966,4 Hektare Lahan Pelalawan dari Potensi Api Kembali Menyala

    • Sep 05 2026 • 32 Dilihat

    PELALAWAN || Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0313/Kampar bersama tim gabungan terus melakukan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Koridor RAPP Km 8, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (5/9/2026). Sekitar 966,4 hektare lahan terdampak tercatat telah berhasil dipadamkan.

    Meski api utama telah dikuasai, petugas belum menghentikan operasi. Asap tipis masih terpantau muncul dari sejumlah titik, terutama pada tunggul kayu dan lapisan gambut yang menyimpan panas serta berpotensi kembali menyala ketika cuaca panas dan angin menguat.

    Tim gabungan menyisir area terdampak untuk menemukan titik panas sekaligus melakukan pembasahan secara intensif. Penyekatan menggunakan alat berat juga dilakukan guna memperkuat pengendalian dan mencegah potensi api merambat ke kawasan lain.

    Operasi lapangan didukung 18 mesin Ministrike, satu Maxtri, dua mesin Sibahura, 24 selang isap, 193 gulung selang buang, 35 nozel, dua drone serta 12 unit excavator. Drone membantu pemantauan area yang sulit dijangkau dari darat.

    Medan gambut kering, akses yang terbatas, cuaca panas dan angin kencang menjadi tantangan utama. Kondisi tersebut membuat titik asap dapat kembali muncul, khususnya menjelang siang.

    Kodim 0313/Kampar terus berkoordinasi dengan Polri, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api serta perusahaan di sekitar lokasi untuk memperkuat penanganan.

    Pendinginan akan terus dilakukan hingga area terdampak dipastikan aman dan tidak lagi menunjukkan potensi api kembali menyala. (A-R)

    Share to

    Related News

    TNI-Polri Tancap Gas! Pengecoran Jalan T...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Semangat gotong royong dan sinergitas yang kuat kembali membuktikan taringnya di pelosok ne...

    TMMD ke-130 Inhil: Kodim 0314 dan Polsek...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Suasana Balai Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, mendadak riuh oleh antusiasme warga ya...

    Tiga RTLH TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil R...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Di bawah terik matahari pagi Desa Kuala Lemang, suara deru mesin molen dan ketukan palu ber...

    Perkuat Sinergitas dan Toleransi, Danrem...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Dalam rangka memperkuat sinergitas, toleransi, serta kerukunan antarumat beragama, Koma...

    Regenerasi Kepemimpinan, Penguatan Organ...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan personel TNI Angkatan Darat, Koma...

    Dukung Kegiatan Kemhan RI, Kodam XIX/Tua...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai mendukung kegiatan Peduli Veteran yang diselenggarakan Kement...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top