Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • PETIR: Dugaan Potensi Penyalahgunaan Ada,BPKAD Akui Pakai Dana Earmark Rp404 Miliar,

    Jul 15 202480 Dilihat

    Pekanbaru,Buekas.id – Terkait dugaan adanya kebocoran Dana Earmark Rp404 miliar yang dilakukan pemprov riau, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, akhirnya mengakui memakai dana Earmark Provinsi Riau 2023 dengan Total Jumlah Rp 404.377.844.429.

     

    Akan tetapi jawaban tersebut, masih diragukan PETIR terhadap penggunaan dana tersebut, karena diduga tidak sesuai peruntukannya, dan jawaban BPKAD terkesan hanya sebatas alibi semata, lantaran pihak BPKAD Riau, tidak menunjukkan atau merinci secara transparan untuk apa penggunaan dana Rp404 miliar itu, sebenarnya dilakukan Pemprov Riau.

     

    “Kami masih meragukan jawaban pemprov riau lewat BPKAD Riau, yang menyebut dana Earmark Rp404 miliar itu, telah digunakan sudah sesuai peruntukannya. Karena, jawaban yang disampaikan kepada kami, hanya secara global dan tanpa merinci penggunaan dana tersebut secara detail kepada kami,” kata Ketum Organisasi Pemuda Tri Karya (PETIR) Jackson Sihombing kepada awak media pada Senin, 15 Juli 2024 di Pekanbaru.

     

    Baca Juga : Dana Earmark Diduga Raib Rp404 Miliar, PETIR Curigai SF Hariyanto dan Indra SE

     

    Diterangkan Jackson, dalam jawaban klarifikasi yang disampaikan pemprov riau lewat BPKAD Riau kepada PETIR, Kepala BPKAD hanya menjelaskan bahwa dana Earmark yang terpakai pada tahun 2023, ditutupin dengan total penyaluran dana Bagi Hasil dari pusat atau Treasury Deficit Facility (TDF) pada tahun 2024 sebesar Rp232 Miliar.

     

    Sementara Sisa Dana Bagi Hasil hak mengelola Pertamina Blok Rokan, yaitu Participating Interest (PI) sebesar 10% sebesar Rp500 miliar dengan total Salur Dana Bagi Hasil Rp732 Miliar kepada Pemerintah Provinsi Riau.

     

    “Tanpa disadari BPKAD Provinsi Riau hanya mengakui Pemakaian Dana Earmark tersebut melalui jawaban surat kami. maka penyalahgunaan anggarannya mereka aku juga (BPKAD) pakai Anggaran Dana earmark tahun 2023, kemudian ditutupi dengan Anggaran pendapatan tahun 2024, ini luar biasa. Dana Earmark Tahun 2023 digunakan untuk apa? Kemana uang itu? Sampai sekarang BPKAD belum bisa jawab,” ulas Jackson.

     

    Ia juga menyebutkan, pemprov riau secara tidak langsung membenarkan memakai dana tersebut, dengan cara yang tidak benar. Namun pengembalian dana tersebut, diduga juga dilakukan dengan cara yang tidak transparan. Karena pengembalian dana tersebut, juga berasal dari dana TDF 2024 dan PI 2024 yang termasuk dalam APBD Provinsi Riau tahun 2024.

     

    “Kami menyayangkan hal ini, namun pengakuan dari BPKAD ini kita Apresiasi. Mereka jujur telah memakai dana Earmark sebesar 404 Miliar tersebut. Namun pengembaliannya yang kami sayangkan. Mereka mengganti dana yang terpakai itu dengan dana APBD juga. Kami menduga pengembalian dana tersebut juga menyalahi aturan,” ungkap Jackson Sihombing.

     

    Terkait hal itu, DPN PETIR telah menyiapkan laporan terkait pelanggaran penggunaan Dana Earmark Provinsi Riau 2023 kepada Aparat Penegak Hukum. Dan akan melaporkan secara resmi dalam waktu dekat.

     

    “Laporan pengaduan sudah kami siapkan. Kami akan sampaikan ke APH dalam waktu dekat” tambah Jackson.

     

    Seperti diberitakan, Organisasi Masyarakat Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Tri Karya (DPN PETIR), mengendus adanya peran mantan Sekdaprov Riau SF Hariyanto dan Indra, SE, dibalik kebocoran dana earmark tersebut.

     

    Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau telah mengakui memakai dana Earmark Provinsi Riau 2023 dengan Total Jumlah Rp 404.377.844.429.

     

    Hal ini dibenarkan oleh kepala Plh BPKAD Provinsi Riau Mardoni Akrom S.Ip, M.Si melalui surat balasan klarifikasi kepada Organisasi Pemuda Tri Karya (PETIR) terkait pemakaian Dana Earmark yang dikirim tanggal 11 Juli 2024 lalu.***

     

    Kutip

    Oketimes.com

    Redaksi:burkas.id

     

     

     

     

    Share to

    Related News

    Jalin Silaturahmi Antar-Anggota, IKTS Su...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen...

    Dari Masjid Wahdatul Ummah, TNI-Polri da...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU || Saat langit Pekanbaru masih diselimuti gelap, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WI...

    Bukan Sekadar Lomba, Semangat Persatuan ...

    by Agu 14 2026

    PEKANBARU || Semangat Merah Putih membara di lingkungan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Juma...

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    Kisah Peltu Amir, Babinsa Kodim 0313/Kam...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU — Di balik keberhasilan seorang atlet meraih medali emas di kejuaraan MMA tingkat intern...

    Delvi Nurfadillah, Anak Babinsa Kodim 03...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Riau. Delvi Nurfadillah, putri s...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top