Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Bitcoin Menguat ke US$80.000, INDODAX Soroti Momentum Double Boost dari ETF dan Sentimen Geopolitik

    Mei 05 202632 Dilihat

    Burkas.id,Jakarta, 5 Mei 2026 — Bitcoin (BTC) kembali menguat dan menembus level US$80.000 pada Selasa (5/5), sekaligus mencatatkan posisi tertinggi dalam tiga bulan terakhir sejak Januari. Kenaikan ini didorong oleh arus masuk dana institusional yang signifikan melalui ETF Bitcoin, yang tercatat mencapai sekitar US$625 juta dalam satu hari perdagangan.

     

    Di sisi lain, pergerakan Bitcoin juga dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global yang menguat, termasuk meningkatnya minat terhadap aset berisiko di tengah membaiknya likuiditas pasar kripto yang membaik, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Kondisi ini mendorong investor untuk mencari alternatif aset lindung nilai di luar sistem keuangan tradisional. Penguatan ini turut didukung oleh oleh lonjakan aktivitas pasar, dengan volume perdagangan harian mencapai sekitar US$48 miliar.

     

    Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai bahwa pergerakan Bitcoin saat ini mencerminkan dinamika pasar yang semakin kompleks dan berkembang.

     

    “Bitcoin saat ini berada dalam posisi yang unik karena mendapatkan dorongan dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, ia bergerak mengikuti sentimen pasar global, namun di sisi lain juga mulai dipertimbangkan sebagai alternatif di tengah ketidakpastian geopolitik. Kondisi ini mengindikasikan adanya momentum positif di pasar, namun tetap perlu dianalisis secara cermat dinamika yang terjadi di pasar,” ujar Antony.

     

    Selain itu, data pada CoinMarketCap menunjukkan bahwa total aset dalam ETF Bitcoin kini berada di kisaran US$105 miliar. Hal ini mencerminkan meningkatnya partisipasi serta kepercayaan investor institusional yang turut menjadi salah satu faktor penting dalam menopang pergerakan pasar.

     

    Antony menambahkan bahwa momentum penguatan ini mulai mencerminkan kecenderungan bullish di pasar, meskipun masih berada dalam fase yang perlu dicermati secara hati-hati. Kenaikan harga yang didukung oleh arus dana institusional dan sentimen global menunjukkan bahwa minat terhadap aset kripto, khususnya Bitcoin, masih cukup kuat.

     

    Namun, keberlanjutan momentum ini akan sangat bergantung pada konsistensi likuiditas pasar serta perkembangan faktor eksternal, seperti kondisi makroekonomi dan dinamika geopolitik global. Oleh karena itu, volatilitas tetap menjadi karakter utama aset kripto yang perlu dipahami investor dalam mengambil keputusan.

     

    Sebagai platform perdagangan aset kripto di Indonesia, INDODAX berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Perusahaan juga secara aktif mendorong edukasi melalui berbagai inisiatif, termasuk INDODAX Academy, guna membantu investor memahami risiko serta peluang dalam berinvestasi di aset kripto.

     

    Melalui pendekatan ini, INDODAX berharap masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan momentum pasar secara lebih bijak dan terukur, dengan tetap mengedepankan manajemen risiko di tengah dinamika global yang terus berkembang.(JS)

    Share to

    Related News

    PERINGATAN KERAS! PENYIDIK DILARANG MELA...

    by Mei 12 2026

    Burkas.id,JAKARTA – Kesalahpahaman sering terjadi di lapangan, banyak oknum penyidik yang masih se...

    Kapolda–Wakapolda Riau Dikenal Tegas B...

    by Mei 05 2026

    Burkas.id,JAKARTA— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I....

    Paralegal BPHN: Bukan Asisten Advokat, T...

    by Mei 04 2026

    ‎Rumah Hukum Indonesia Aktual dan Terpecaya Berkas id,JAKARTA.RHI.– Seringkali terjadi kesalahpa...

    Israeli Military Attack on UN Peacekeepi...

    by Apr 01 2026

    Burkas.Id/Jakarta – A shocking escalation in the Middle East conflict has claimed the lives of thr...

    Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki...

    by Mar 31 2026

     Burkas.idJAKARTA – Kisah hidup bos properti sering kali berawal dari perjuangan keras, mulai...

    Bitcoin Ungguli Emas dan Saham di Tengah...

    by Mar 24 2026

    BURKAS.OD,Jakarta, 24 Maret 2026 – Meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpas...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top