Pekanbaru, Burkas.Id-Pengurus Lembaga Adat Kampar (LAK) Kabupatten Kampar periode 2026 2031 akan dilantik (dikukuhkan) Minggu, 8 November 2026 di Bangkinang.
Semua persiapan sudah dimatangkan, tinggal menunggu kesiapan waktu dari Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
Terkait kesiapan panitia akan jadwal pelaksanaan, sudah kita beritahukan pada Bupati Kampar. Hal itu disampaikan H Sawir gelar Datuok Tandiko – Sekretaris LAK Kabupaten Kampar menjawab pertanyaan Burkas.Id melalui telepon selulernya, Rabu 28 Oktober 2026.
Menurut Sekretaris Lembaga Adat Kampar periode 2021 2025 itu, seyogianya pengukuhan atau pelantikan akan digelar Minggu, 25 Oktober 2026 lalu.
Namun karena sesuatu dan lain hal, pelantikan belum dapat digelar / dilaksanakan.
Berdasarkan hasil rapat bersama minggu lalu, persiapan sudah matang, sehingga, semua sudah sepakat bahwa acara pelantikan akan digelar Minggu, 8 November 2026 mendatang.

Kesiapan panitia dan semua unsur pengurus yang akan dilantik telah kita sampaikan dengan Bupati Kampar Bapak H Ahmad Yuzar S.Sos, MT melalui orang kepercayaannya.
Namun hingga hari ini (maksudnya Rabu, 28 Oktober) belum dijawab.
Kita berharap, Bupati Kampar tidak punya kegiatan diluar kota atau agenda lain pada hari Minggu, 8 November 2026, sehingga pelantikan pengurus baru LAK Kabupaten Kampar periode 2026 2031 dapat digelar, ujar H Sawir MSi pemangku adat dari kenegerian Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar.
Lebih lanjut H Sawir MSi pensiunan Dinas Kehutanan itu menjelaskan, belum lama ini, Datuok Bosagh H Marwas bersama unsur pengurus lainnya, telah melakukan audensi dengan Bupati Kampar Ahmad Yuzar
Sat itu Bupati didampingi Afdhal ST, MT Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab Kampar, Kepala Bidang Kebudayaan Admiral SP, MSi serta sejumlah pejabat lainnya di Kab Kampar.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar pada kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya H Marwas Datuok Bosagh Kampar Kiri sebagai Ketua LAK Kampar.
Pada kesempatan itu Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Kampar tidak bisa berjalan sendiri, tetap membutuhkan dukungan, nasihat serta masukan dari ninik mamak.
Bupati saat itu mengajak agar semua dapat berjalan secara bersama membangun Kampar agar tetap aman, nyaman, sejuk dan menjungjung tinggi nilai-nilai adat.
Falsafah Tali Bapilin Tigo dan Tigo Tungku Sajoghaangan yang selama ini dipegang tegus ditengah masyarakat, harus di wujudkan melalui kebersamaan bersama seluruh unsur masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pemangku adat, ulama dan elemen masyarakat, maka berbagai tantangan dapat dihadapi, kata Ahmad Yuzar.
Sebagaimana pernah diberitakan media ini, H Marwas Datuok Bosagh Kalifah Kampar Kiri, terpilih secara mutlak dalam Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Kampar (LAK) Kampar ke V yang berlangsung di Balai Adat Kampar Bangkinang, Minggu, 13 September 2026 lalu.
Saat itu, H Marwas unggul telak dengan perolehan 171 suara, berhasil mengungguli Pendi Sugara Datuk Batuah Kenegerian Air Tiris yang meraih 30 suara.
Pengirim berita : Toni
No comments yet.