Kuantan Singingi,Burkas.id-Keluhan warga akhirnya mendapat jawaban tegas. Polres Kuantan Singingi turun tangan menertibkan aktivitas di SPBU Sungai Jering, Sabtu (6/12/2025), setelah antrean kendaraan kembali membeludak hingga membuat jalan tersendat dan warga resah. Keluhan masyarakat semakin menguat karena antrean tersebut diduga bukan semata karena tingginya kebutuhan, tetapi adanya praktik yang tidak wajar dalam pengisian BBM.
Aksi cepat Polres dimulai pukul 15.15 WIB, setelah laporan warga masuk terkait kemacetan dan dugaan aktivitas mencurigakan di area SPBU. Atas arahan Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, Kasat Reskrim IPTU Gerry Agner Timur langsung mengerahkan Tim Opsnal untuk memastikan kondisi di lapangan dan menindak jika ditemukan pelanggaran.
Setibanya di SPBU pada pukul 15.30 WIB, petugas mendapati antrean kendaraan yang mengular panjang, memakan badan jalan, dan membuat banyak pengendara lain terjebak macet. Beberapa warga yang berada di lokasi mengaku sudah lama mengalami kondisi serupa namun merasa tidak berdaya karena antrean kerap “didominasi” kelompok kendaraan tertentu.
“Kalau sudah begini, kami yang mau isi BBM biasa jadi susah. Jalan pun macet. Rasanya ada yang tidak beres,” kata seorang warga yang menyaksikan penertiban.
Teguran petugas langsung membuat antrean mulai tertata. Namun momen paling mencolok justru terlihat ketika polisi melakukan pengecekan lebih dalam ke area pengisian. Beberapa kendaraan yang sebelumnya mengantre tiba-tiba memilih kabur meninggalkan SPBU, tanpa mengisi BBM seperti tujuan awal. Perilaku mendadak ini memunculkan dugaan kuat bahwa memang ada aktivitas yang tidak sesuai ketentuan saat antrean terbentuk.
Kasat Reskrim IPTU Gerry menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak akan membiarkan masyarakat dirugikan oleh praktik yang mengacaukan distribusi BBM.
“Kami pastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan. Apapun bentuknya, jika merugikan masyarakat dan mengganggu distribusi, akan kami tindak tegas. BBM adalah kebutuhan publik, bukan untuk dimainkan,” ujarnya.
Dengan nada tegas, ia menyampaikan bahwa pengawasan terhadap SPBU di Kuansing akan diperketat. Aparat tidak hanya memantau antrean, tetapi juga memeriksa pola pengisian, pergerakan kendaraan, dan kemungkinan keterlibatan oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan celah.
Penertiban ini mendapat apresiasi dari warga yang selama ini merasa terbebani oleh antrean tak wajar yang muncul secara berkala. Banyak warga berharap langkah cepat ini terus dilakukan agar pelayanan BBM kembali normal, tidak memunculkan spekulasi, dan tidak menjadi celah bagi permainan pihak tertentu.
“Baru kali ini saya lihat polisi turun cepat. Semoga begini terus, Pak. Kami cuma ingin isi BBM dengan tenang,” ungkap warga lainnya.
Polres Kuantan Singingi mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi apabila menemukan kejanggalan di SPBU. Menurut polisi, pengawasan publik sangat penting agar distribusi BBM tetap transparan dan tidak diganggu kepentingan kelompok tertentu.(Budi)
No comments yet.