Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Jaring Mahasiswa Lira Riau Dukung Aksi KOMPOR Tuntut Transparansi PDAM Tirta Siak Pekanbaru

    Jul 21 202553 Dilihat

    PEKANBARU || Jaring Mahasiswa Lira Riau (JAMAHALI RIAU) mempertegas dukungannya terhadap aksi demonstrasi yang digagas Konsolidasi Mahasiswa Pemuda Riau (KOMPOR) untuk menuntut transparansi PDAM Tirta Siak Pekanbaru. Lembaga penyedia air bersih ini menjadi sorotan akibat dugaan pelanggaran serius, mulai dari pengelolaan aset yang buram, manipulasi keuangan, hingga praktik ketenagakerjaan yang tidak akuntabel. Jaring Mahasiswa Lira Riau menilai sikap tertutup PDAM berpotensi merusak kepercayaan publik dan memicu kecurigaan lebih luas,Senin 21/7/15.

    Kepala Departemen Kajian Isu Jaring Mahasiswa Lira Riau, Dava Naufal, menegaskan bahwa organisasinya berdiri di belakang KOMPOR untuk mengawal isu ini. “Kami mendukung penuh aksi demonstrasi yang akan digelar KOMPOR pada Selasa, 22 Juli 2025, di depan kantor PDAM Tirta Siak. Keengganan PDAM berdialog menunjukkan sikap yang tidak bertanggung jawab. Ini bisa menjadi bumerang bagi mereka sendiri,” ujar Dava. Ia menambahkan bahwa sikap tertutup PDAM memperkuat dugaan adanya praktik yang melanggar tata kelola, termasuk potensi pelanggaran Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi.

    Investigasi KOMPOR, yang mendapat dukungan luas dari JAMAHALI Riau, mengungkap sejumlah masalah di tubuh PDAM Tirta Siak. KOMPOR menemukan dugaan indikasi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang diduga digunakan untuk menggelapkan dana. Anggaran perusahaan juga diduga telah dimanipulasi dengan cara mengalihkan biaya lembur menjadi SPPD. “Temuan ini menunjukkan betapa buramnya tata kelola PDAM. Masyarakat berhak tahu ke mana dana publik dialirkan,” tegas Dava Naufal, menyoroti urgensi transparansi.

    PDAM juga dikritik atas pengelolaan sumber daya manusia yang tidak transparan. Pegawai dilaporkan dipaksa mengundurkan diri tanpa surat pemecatan resmi, diduga untuk menghindari kewajiban pesangon. Dugaan nepotisme juga mencuat, terkait hubungan keluarga antara General Manager berinisial TW dan A di bagian keuangan, tanpa penjelasan resmi yang memadai. “Ini bukan hanya soal mismanajemen, tetapi juga soal keadilan. Publik harus mendapatkan kejelasan,” kata Dava.

    Ketua Umum KOMPOR, Agel Gandiza, menjelaskan bahwa pihaknya telah empat kali mengajukan permintaan mediasi, terakhir pada 11 Juni 2025, namun tidak satu pun dihadiri pimpinan PDAM. “Empat kali kami coba temui, tapi mereka terus menutup diri. Ini menunjukkan PDAM tidak mendengarkan keluhan masyarakat,” ujar Agel. Jaring Mahasiswa Lira Riau menilai sikap ini memperburuk citra PDAM sebagai penyedia layanan publik yang seharusnya menjadi teladan dalam tata kelola.

    Jaring Mahasiswa Lira Riau, bersama KOMPOR, mendesak PDAM Tirta Siak untuk segera membuka diri, memberikan penjelasan terperinci atas dugaan pelanggaran, dan melakukan reformasi tata kelola. “Sebagai perusahaan daerah yang mengelola layanan vital, PDAM harusnya menjadi contoh akuntabilitas, bukan malah menimbulkan kecurigaan,” tegas Dava Naufal. Tanpa langkah nyata, kepercayaan masyarakat Pekanbaru terhadap PDAM terancam terus tergerus.

    Aksi demonstrasi pada 22 Juli 2025 di depan kantor PDAM Tirta Siak diharapkan menjadi titik balik untuk mendorong transparansi. Jaring Mahasiswa Lira Riau berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga kejelasan diperoleh demi kepentingan publik Pekanbaru.

    Share to

    Related News

    Jalin Silaturahmi Antar-Anggota, IKTS Su...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen...

    Dari Masjid Wahdatul Ummah, TNI-Polri da...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU || Saat langit Pekanbaru masih diselimuti gelap, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WI...

    Bukan Sekadar Lomba, Semangat Persatuan ...

    by Agu 14 2026

    PEKANBARU || Semangat Merah Putih membara di lingkungan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Juma...

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    Kisah Peltu Amir, Babinsa Kodim 0313/Kam...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU — Di balik keberhasilan seorang atlet meraih medali emas di kejuaraan MMA tingkat intern...

    Delvi Nurfadillah, Anak Babinsa Kodim 03...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Riau. Delvi Nurfadillah, putri s...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top