Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Para Penambang Ilegal di Duo Koto Pasaman Secara Terang-terangan Kepada Umum dan Mentang Hukum Tanpa Berkutik APH, Apa Benar Karena Dugaan Kordinasi??

    Nov 02 2025207 Dilihat

     

    PASAMAN – BURKAS. ID – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Polres Pasaman diduga kian marak dan tak tersentuh hukum. Tiga nama yang disebut-sebut sebagai aktor utama kegiatan ilegal ini RAFFI, MISRA, dan RUNSYAH dilaporkan bebas beroperasi menggunakan escavator, sedikitnya lima unit alat berat di kawasan Sinuangon, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto. Kabupaten Pasaman sumatera Barat, Minggu (2/11/2025)

    Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait komitmen aparat penegak hukum dalam menindak pelaku kejahatan lingkungan. Pasalnya, hingga kini belum ada tindakan tegas yang terlihat di lapangan.

    Salah satu warga, yang juga aktivis pemerhati lingkungan setempat, Mahendra, menuding adanya praktik “main mata” antara mafia tambang dan oknum penegak hukum.

    > “Selama saya bayar, tak ada yang bisa ganggu,” ujar Misra salah satu pemain tambang dengan nada menantang, sebagaimana dikutip dari Beritarakyatnusantara.com.

    Nama Misra juga menjadi sorotan. Ia diduga menguasai aktivitas PETI di Lanai Julu, wilayah nagari yang sama.

    Pernyataan itu memantik kemarahan publik dan menimbulkan spekulasi apakah ada dugaan aliran dana kepada aparat, termasuk di tingkat kepolisian daerah.

    “Apakah Kapolres dan Kapolda Sumatera Barat juga sudah ‘kena bayar’, sehingga para pemain tambang ilegal ini tak tersentuh hukum?” demikian keluhan warga di media sosial.

    Sementara itu, salah seorang yang disebut terlibat, Raffi, pemilik dua unit alat berat di lokasi tambang ilegal, juga menjadi sorotan. Dalam tangkapan percakapan grup WhatsApp Gerakan Perjuang Revolusioner & Aktivis Anti Korupsi, ia diduga menawarkan sejumlah uang kepada seorang wartawan.

    > “Kirim saja nomor rekening ABG biasa itu, nanti siang saya kirim. Sekarang masih di lokasi tambang,” tulisnya dalam percakapan tersebut.

    Ucapan tersebut sontak menuai kecaman dari Athia, admin grup yang juga dikenal sebagai wartawan investigasi.

    > “Dalam grup itu banyak aparat penegak hukum, bahkan jenderal polisi ada di sana. Kok bisa Raffi terang-terangan berani sogok wartawan di depan umum?” ujarnya kesal.

    Athia menambahkan, tindakan terang-terangan tersebut mencerminkan rasa kebal hukum dari para pemain tambang ilegal.

    > “Sepertinya mereka merasa sudah bayar, jadi semua bisa mereka kendalikan,” tambahnya.

    Nama ketiga yaitu Runsyah, yang kabarnya mengoperasikan excavator di Barang Kundur, Kecamatan Dua Koto.

    Hingga berita ini diturunkan, Runsyah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembiaran aktivitas PETI tersebut. Sedangkan Kapolda Sumatera Barat melalui Kabid Humas Polda Sumbar mengatakan “Terimakasih Informasinya” Masyarakat menunggu langkah tegas dari aparat untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di wilayah itu, Disisi lain kabidhumas Polda Sumbar Mengatakan “Saya akan sampaikan ke kapolres supaya ditindaklanjuti informasi tsb”. (Ads)

    Share to

    Related News

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    Dugaan Penganiayaan di Lengkosambi Riung...

    by Agu 12 2026

    NGADA || Dugaan kasus penganiayaan kembali terjadi di wilayah Wewolaci, Desa Lengkosambi Barat, Keca...

    Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah P...

    by Agu 01 2026

    PEKANBARU|| Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan resmi melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda ...

    Polri Turun ke Sawah, Polsek Batu Hampar...

    by Jul 30 2026

    ROKAN HILIR – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan me...

    Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan T...

    by Jul 27 2026

    BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kabupa...

    Dari Desa untuk Negeri, Polisi Awasi Per...

    by Jul 24 2026

    ROKAN HILIR – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat jajaran Polri h...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top