PEKANBARU,Burkas.id– Pada Jumat tanggal 23 Diki Syahputra Aktivis Muda Riau mengkritik keras sikap arogan direktur PT SPR, Ida Yunita Susanti yang mengusir PLT biro Perekonomian dan SDA Sekdaprov Riau (Bobby Rahmad)
”Seorang direktur PT SPR (BUMD) jangan bersikap arogan seperti itu, sampai mengusir-ngusir PLT biro perekonomian dan SDA Sekdaprov Riau, apalagi dengan mengatakan bahwa kantor SPR itu kantor milik dia, itu kantor milik daerah dan masyarakat Riau bukan milik pribadi” ucap Diki
Diki Syahputra berharap PLT gubernur Riau segerakan pergantian direktur PT SPR yang merupakan (BUMD) Badan Usaha Milik Daerah tersebut, menurut Diki sikap direktur seperti itu, tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin “ucap Diki”
”Sebaiknya PLT gubernur Riau segerakan pergantian direktur PT SPR, agar posisi direktur itu benar-benar di isi oleh orang yang ber-etika dan ber-moral, supaya PT SPR lebih baik lagi kedepannya” tutup Diki

Direktur PT SPR BUMD IDA Yulita Susanti H,M H ,dan alu Menjawab pak jangan menggiring opini menyesatkan kami agenda rapat RUPSlB tadi dan saudara Bobby Rachmat sebagai penerima kuasa dr PLt gub bukan dari gubernur sebagai pemegang saham menjawab pesan singkat WhatsApp nya setelah dikonfirmasi
Yang kemudian Bobby Rahman sebagai plt karo ekonomi yang punya kepentingan mengganti direksi kami, Bobby tersandung kerugian keuangan di SPR pada makanya Bobby berusaha ngotot untuk memberhentikan karni karana takut untuk di proses ke ranah hukum kami mendapatkan hasil rekomendasi BPKP. meminta direksi SPR agar dminta mempertanggung jawabkan kan kepada direktur pada Beni Hendrias dan komisaris Bobby Rachmat “Ujar Ida
Lanjut IDA Yulita Susanti ,Sehingga.tidak objektif dalam.menjalankan tugas Bobby rachmat karena tidak boleh menerima kuasa dari pemegang saham krarena Bobby Rahman diduga tersandung hasil audit BPKP. pada SPR.
Kemudian Bobby Rahman ngotot memberhentikan direksi karni Karena unya kepentingan terhadap temuan audit BPKP, bagaimana pulak mereka mau di usir pak,Sementara rapat hari ini sudah selesai dan bahkan puluhan wartawan tadi meliput,”Ujar IDA Yulita
Jangan cerita bohong lah Karni memiliki saksi mata tadi bahwa ya justru Bobby rachmat punya kepentingan konflik interes dengan rapat hari ini tolong bpk naikkan sesuai yang saya sampai Tegas Ida
Awak media mencoba konfirmasi Bobby Rahmat dipesan singkat Wahshap belum menjawab seingat berita ditayangkan
IDA ((BK:01)
No comments yet.