INHIL || Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui personel Koramil 09/Kemuning bersama tim gabungan terus melakukan upaya pendinginan lahan pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih 2 hektare di Dusun Raden Kepayang, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (4/11/2026).
Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api di lahan gambut benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi memperluas kebakaran. Kondisi lahan gambut menjadi perhatian khusus karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah dan sulit terdeteksi secara kasatmata.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersinergi dengan Polri, pihak kecamatan, BPBD, dan masyarakat setempat. Tim gabungan mengerahkan mesin Robin, mesin stretcher, selang pemadam, serta peralatan pendukung lainnya untuk mempercepat proses pendinginan.
Meski demikian, akses menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri. Kondisi medan hanya memungkinkan kendaraan roda dua mencapai area kebakaran sehingga personel harus menyesuaikan mobilitas dan distribusi peralatan di lapangan.
Salah satu personel yang terlibat menyampaikan bahwa upaya pendinginan terus dilakukan secara cermat untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh area yang terbakar benar-benar dingin dan tidak menyisakan bara api. Kami juga terus memantau kondisi di lapangan agar kebakaran tidak kembali meluas,” ungkapnya.
Penyebab kebakaran dan kepemilikan lahan hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan. Sinergi lintas sektor terus diperkuat sebagai langkah menjaga wilayah dari ancaman karhutla sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat.(A-R)
No comments yet.