Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polres Pelalawan
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI -Polri
  • TNI-POLRI
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Pemadaman Karhutla di Pelalawan, Api Mengancam Lahan Gambut

    • Agu 31 2026 • 29 Dilihat

    PELALAWAN || Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan Kodam XIX Tuanku Tambusai bersama unsur terkait di Jalan Koridor RAPP Km 8, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (31/8/2026). Sebanyak 310 personel dikerahkan untuk memadamkan dan mendinginkan lahan yang terbakar.

    Dari lokasi, petugas menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Lahan gambut yang dipenuhi semak belukar dan tanaman kelapa sawit membuat api berpotensi kembali muncul dan menjalar. Angin kencang, cuaca panas, keterbatasan sumber air, serta asap tebal turut memperberat proses pemadaman.

    “Kegiatan pemadaman dan pendinginan masih terus berlanjut, terutama pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan berpotensi kembali terbakar,” demikian kondisi terakhir yang dilaporkan tim di lapangan.

    Operasi pemadaman melibatkan unsur TNI, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, MPA, serta personel dari sejumlah perusahaan di sekitar lokasi.

    Tim mengerahkan 26 mesin ministrike, delapan excavator, satu unit water bombing, dan dua drone, disertai berbagai peralatan pompa dan selang. Alat berat digunakan untuk melakukan penyekatan guna membatasi pergerakan api agar tidak meluas.

    Luas lahan yang terbakar mencapai ±967,69 hektare, dengan penambahan sekitar 80,67 hektare.

    Petugas terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan perusahaan di sekitar lokasi. Sementara itu, pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Pangkalan Kerinci. (A-R)

    Share to

    Related News

    TNI-Polri Tancap Gas! Pengecoran Jalan T...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Semangat gotong royong dan sinergitas yang kuat kembali membuktikan taringnya di pelosok ne...

    TMMD ke-130 Inhil: Kodim 0314 dan Polsek...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Suasana Balai Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang, mendadak riuh oleh antusiasme warga ya...

    Tiga RTLH TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil R...

    by • Nov 07 2026

    INHIL || Di bawah terik matahari pagi Desa Kuala Lemang, suara deru mesin molen dan ketukan palu ber...

    Perkuat Sinergitas dan Toleransi, Danrem...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Dalam rangka memperkuat sinergitas, toleransi, serta kerukunan antarumat beragama, Koma...

    Regenerasi Kepemimpinan, Penguatan Organ...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan personel TNI Angkatan Darat, Koma...

    Dukung Kegiatan Kemhan RI, Kodam XIX/Tua...

    by • Nov 06 2026

    PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai mendukung kegiatan Peduli Veteran yang diselenggarakan Kement...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top