Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Pelaku Sembunyi diPlafon Rumah, Berhasil diTangkap Pembunuh “Sadis” Nia

    Sep 20 2024127 Dilihat

    BURKAS.ID PADANG PARIAMAN– Pelaku telah ditangkap  yang ditemu  polisi bersenbunyi diPlafon Rumah saat diburu selama 11 hari, tersangka Indra Septiarman, 26 tahun, pembunuhan Nia Kurnia Sari, 18 tahun, gadis penjual gorengan keliling kampung di Kayu Tanam Padang Pariaman, Sumatera Barat ditangkap Kamis 19 September 2024 sore.

    Alhamdulilah, sudah ditangkap,” kata AKBP Ahmad Faisol Amir, Kapolres Padang Pariaman, kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).

     

    Keberadaan Indra Septiarman diketahui berdasarkan laporan warga. Indra Septiarman ditangkap di Padang Kabau, Nagari Kayu Tanam, Padang Pariaman.

     

    Selama 11 hari polisi menyisir sejumlah tempat, termasuk perbukitan yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku. Terakhir, polisi mempersempit wilayah pencarian dalam kawasan hutan yang ada di empat nagari di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam. Empat nagari tersebut adalah Nagari Guguak, Kayu Tanam, Anduriang dan Kapalo Hilalang.

    Setelah menerima laporan dari warga dan polisi menemukan jejak tersangka sekitar pukul 15:00 WIB. Saat ditangkap, Indra Septiarman bersembunyi di atas loteng rumah warga. Ketika proses penangkapan, ratusan warga ikut menyaksikan dan malah terlihat ada yang melepas pukulan ke arah Indra karena geramnya atas perbuatan bejatnya terhadap Nia.

     

    Tersangka langsung dibawa ke Polres Padang Pariaman untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengembangkan dan menggali informasi keterlibatan tersangka lainnya.

     

    Selanjutnya kami lakukan penyidikan. Kami kembangkan dulu,” ucap Kapolres.

     

    Sementara itu, video ditangkapnya Indra tersebut beredar di media sosial serta menjadi perbincangan oleh warganet yang geram dengan perilaku tersangka.

     

    Dari video tersebut, terlihat tersangka ditangkap oleh kepolisian setempat saat sedang bersembunyi di loteng rumah warga dengan kondisi menggunakan celana pendek, namun tidak menggunakan baju.

     

    Di dalam dan luar rumah tersebut telah banyak warga yang geram ingin memukul Indra, sehingga ketika diturunkan melalui tangga warga menarik celana pendeknya hingga hampir terlepas.

     

    Selain itu, wajah IS pun babak belur yang diduga akibat dihakimi warga saat ditangkap di loteng sebuah rumah kosong yang berada di Korong Padang Kabau, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

     

    Adapun IS sudah diburu polisi sejak 11 hari terakhir. Ia diduga sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nia, gadis penjual gorengan keliling kampung di daerah itu.

     

    Sebelumnya, Indra disebut sebagai residivis yang pernah terjerat kasus pencabulan. Foto-foto IS pun sudah sejak lama beredar luas, termasuk di masyarakat.

     

    Namun polisi baru menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka setelah pencarian dilakukan dalam tujuh hari terakhir.

     

    Sementara itu, polisi sebelumnya telah menemukan sejumlah barang yang diduga milik pelaku. Barang-barang itu tersimpan dalam sebuah tas yang berada kawasan hutan di Kenagarian Guguak, Pasar Galombang Kayu Tanam, Minggu (15/9/2024).

     

    Sebagai warga lokal, polisi menduga tersangka memahami area pelarian. Sehingga pelaku dengan mudah berpindah-pindah tempat.

     

    Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Kayu Tanam ditemukan tewas terkubur dalam kondisi tangan terikat dan tanpa busana pada Minggu petang, 8 September 2024.

     

    Kuat dugaan, remaja perempuan yang sehari-hari menjual gorengan keliling kampung itu menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan. (Rls)

    Redaksi

    Share to

    Related News

    Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau...

    by Agu 16 2026

    Burkas.id,Indragiri Hilir-Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau kembali menjangkau wilayah pesisi...

    Jalin Silaturahmi Antar-Anggota, IKTS Su...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen...

    Dari Masjid Wahdatul Ummah, TNI-Polri da...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU || Saat langit Pekanbaru masih diselimuti gelap, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WI...

    Pernyataan Wali Kota Pekanbaru Soal 133 ...

    by Agu 15 2026

    Burkas.Id PEKANBARU — Polemik 133 Hak Guna Bangunan (HGB) milik pedagang Sukaramai Trade Center (S...

    Bukan Sekadar Lomba, Semangat Persatuan ...

    by Agu 14 2026

    PEKANBARU || Semangat Merah Putih membara di lingkungan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Juma...

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top