Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Satu Tahun Proyek Pembangunan USB Dihentikan, SMAN 17 Pekanbaru Masih Menumpang Di Wisma PGRI

    Sep 09 202484 Dilihat

    PEKANBARU|BURKAS.ID – Kasihan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 17 Pekanbaru sudah satu tahun siswa sekolah tersebut menumpang belajar di ruangan wisma PGRI milik Provinsi Riau ,di Jalan Wisma PGRI Kelurahan Delima Kecamatan Tampan, lantaran gedung sekolahnya yang berlokasi Jalan Fajar Ujung Kelurahan Banda Raya Kecamatan Payung Sekaki,belum rampung pembangunanya.

     

    Proyek pembangunan sekolah ini dikerjakan oleh CV Romalindo pada tanggal 16 Mei 2024 , dengan nilai kontrak Rp 2 miliyar lebih,sumber dana dari APBD Riau tahun 2023 dan hingga kini tak jelas lagi kelanjutan pembangunanya karena sejak bulan Agustus 2023 tahun lalu pekerjaannya dihentikan.

     

    Dari pantauan LintasRiauNews. com dilapangan tampak ada bangunan dua unit, gedung pertama untuk dua ruang kelas sudah selesai dibangun dengan bobot diperkirakan sekitar 80 persen.

     

    Untuk bangunan kedua rencananya untuk ruang kelas, ruang majelis guru, ruang tunggu, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha dan ruang tamu.

     

    Kondisinya bangunan kedua ini belum pekerjaan baru sebatas pemasangan kuda-kuda rangka baja ringan, kusen pintu sudah mulai lapuk,disisi lain terlihat balok melintang bekas patahan,sedangkan didalam gedung dindingnya ada yang retak.

     

    Dari sumber media dilapangan patahnya balok tersebut disebabkan tertimpa oleh alat berat saat menguruk tanah kedalam bangunan.

     

    Salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Bandar Raya, Sudarto saat ditemui awak media LintasRiauNews.com beberapa waktu lalu, membenarkan pembangunan SMAN 17 ini dihentikan pekerjaan sudah hampir setahun

     

    Sudarto berharap Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk dapat segera melanjutkan pembanguan sekolah tersebut

     

    Ia sangat prihatin kondisi anak – anak pergi sekolah jauh dari tempat tinggal siswa, apalagi anak anak kami ini yang bersekolah di SMA 17 kebayakan dari keluarga ekonomi kelas menengah kebawah, “ungkapnya

     

    Lebih lanjut Sudarto menceritakan perjalanan panjang perjuangan tokoh tokoh masyarakat setempat untuk bisa mewujudkan harapan masyarakat berdiri sebuah SMA Negeri di Kelurahan Banda. Raya Kecamatan Payung Sekaki.

     

    Selain itu dijelaskan ya bahwa tanah bangunan sekolah ini merupakan tanah milik dari mantan Kepala Desa Labuh Baru,Raden Mas Maein yang hibahkan kemasyarakat untuk pembangunan Sekolah Negeri, dan alhamdulillah Pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah mewujudkan harapan warga Kelurahan Bandar Raya dengan dibangunya SMAN 17 ini , ‘ungkap Sudarto

     

    Terkait hal itu, Plt Kepala Bidang Disdik Riau (Kabid) SMA Alfira, M.Pd, mengatakan, masalah dihentikanya pembangunan SMA 17 , karena ada kesalahan dari kontraktor sanksinya perusahan langsung dilacklist.

     

    Saat ini sambung Alfira kita sudah.mempersiapakan semua dokumen untuk dilakukan tender kelanjutan pembangunan sekolah SMA ini.

     

    Sebelum dilanjutkan kami sudah meminta Tim Ahli Penilaian Mutu Bangunan untuk melakukan penilaian apakah bangunan sekolah tersebut bisa dilanjutkan, begitu juga kami telah meminta Inspektorat untuk mengevaluasi spek bangunan tersebut.

     

    Dan alhamdulillah Tim Ahli Penilaian Mutu Bangunan dan Pihak Inspektorat Riau sudah mengeluarkan rekomendasi bangunan sekolah tersebut dapat dilanjutkan pembangunanya,Insya allah awal tahun depan kegiatan belajar mengajar di SMA 17 sudah menggunakan gedung yang baru,”pungkas Alfira **

     

    (Ros Binner Hutagaol)

    Share to

    Related News

    Jalin Silaturahmi Antar-Anggota, IKTS Su...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen...

    Dari Masjid Wahdatul Ummah, TNI-Polri da...

    by Agu 16 2026

    PEKANBARU || Saat langit Pekanbaru masih diselimuti gelap, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.45 WI...

    Bukan Sekadar Lomba, Semangat Persatuan ...

    by Agu 14 2026

    PEKANBARU || Semangat Merah Putih membara di lingkungan Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Juma...

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Jembata...

    by Agu 13 2026

    PEKANBARU || Sebanyak 52 Jembatan Garuda telah rampung dari total 118 titik yang ditargetkan di wila...

    Kisah Peltu Amir, Babinsa Kodim 0313/Kam...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU — Di balik keberhasilan seorang atlet meraih medali emas di kejuaraan MMA tingkat intern...

    Delvi Nurfadillah, Anak Babinsa Kodim 03...

    by Agu 12 2026

    PEKANBARU || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Riau. Delvi Nurfadillah, putri s...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top