Breaking News
Categories
  • aceh
  • AMBON
  • Artikel
  • Bali
  • Banten
  • Belitung
  • Bengkalis
  • Bisnis
  • bogor
  • Budaya
  • Bukittinggi
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Dumai
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Inhil
  • Inhu
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jogyakarta
  • Jurnalis
  • Kabupaten Agam
  • Kabupaten Boalemo
  • kalimantan barat
  • kalimantan utara
  • Kampar
  • Kejagung Ri
  • Kejati
  • Kemenbud
  • Kesehatan
  • KPK
  • KPU
  • Kuansing
  • Kumham
  • Lampung
  • Lsm
  • Mahkamah Agung
  • Maluku
  • Manokwari
  • Medan
  • Menkum Ham
  • Meranti
  • Nasional
  • OJK
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Padang
  • Padang Pariaman
  • Palembang
  • Palu
  • Pandeglang
  • Pangkal Pinang
  • papua
  • Papua Barat
  • papua tengah
  • Partai
  • Pasaman
  • Payakumbuh
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengadilan
  • Peristiwa
  • PHR
  • Polda Riau
  • Politik
  • Polri
  • Riau
  • Rohil
  • Rohul
  • Semarang
  • Siak
  • Sibolga
  • Singkawang
  • Sleman
  • Sosial
  • Sulteng
  • Sumatra Barat
  • Sumut
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Respon Cepat H.halim Menjawab Keluhan Warga Tebing Tinggi Benai.Saat Ini Masyarakat Butuh Aksi Bukan Sekedar Janji.

    Okt 17 2024131 Dilihat

    BURKAS.ID/KUANSING. Warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai merasa muak menunggu janji pemerintahan desa yang akan melakukan normalisasi sungai sebagai sumber pengairan. Seringkali warga mengajukan usulan normalisasi sungai namun tak juga kunjung direalisasikan. Akhirnya warga minta tolong kepada calon Bupati Kuansing H Halim dan langsung dikabulkan.

    ” Muak dengan janji pemdes untuk normalisasi sungai akan turunkan alat PU,warga Pasir Desa Tebinh Tinggi Simandolak, Benai mengadu ke H.Halim dan langsung dikabulkan,” kata Mak Page salah seorang warga setempat.

    Dia merasa kecewa dengan lambannya pemerintahan desa maupun Pemda Kuansing merespons keluhan warga selama ini. Sungai sepanjang 2 KM itu merupakan urat nadi pertanian. Karena aliran sungai tersebut merupakan sumber pengairan sawah milik masyarakat.

    “Air sungai itu adalah sumber pengairan. Irigasi tak ada, dan sungai dangkal. Nah itu yang kami minta dikeruk agar bisa dimanfaatkan, namun pihak Pemda dan pemdes setempat tak mau tau. Akhirnya pak H Halim lah yang membantu menurunkan alat pribadinya ke Tebing Tinggi,” kata Kerim warga lainnya.

     Lambatnya respon pemerintah, menurut dia, merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap sektor pertanian. Padahal, sektor pertanian adalah sumber pencarian warga setempat. “Ini yang kami sesalkan, pemerintah tak peduli sama sekali terhadap sektor pertanian ini,” tambahnya.

    Kini, dengan adanya bantuan H Halim, warga sudah mulai memanfaatkan aliran sungai sebagai sumber pengairan. “Semoga warga merasa segera bisa bercocok tanam. Terimah kasih pak H Halim,” ucap Kerim.(**)

    Sumber:Riauin.com

    Editor:Bs007

    Share to

    Related News

    Polres Kampar Press Release Ungkap Beber...

    by Jul 24 2026

      BANGKINANG,- BURKAS. ID – Polres Kampar menggelar press release pengungkapan beberapa k...

    Polsek Kampar Kiri Gelar Apel Siaga Karh...

    by Jul 24 2026

      KAMPAR – BURKAS. ID – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko ke...

    Penguatan Komunikasi Publik Polri Di Bum...

    by Jul 23 2026

      PEKANBARU – BURKAS. ID – Kapolda Riau melaksanakan pelantikan jabatan Kabid Humas...

    Bupati Meranti Perjuangan Status Jalan N...

    by Jul 23 2026

    PEKANBARU – BURKAS. ID – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan audiensi ...

    Kapolres Kampar Hadiri Upacara Pembukaan...

    by Jul 20 2026

      KAMPAR – BURKAS. ID – Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S. menghadiri Upacara...

    Polsek Tapung Hilir Tangkap Pelaku Narko...

    by Jul 05 2026

      TAPUNG HILIR, BURKAS. ID – PA (27) warga Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupa...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top